BULUKUMBA — SMKS Teknologi Informatika Bulukumba melaporkan capaian hasil Tracer Study Vokasi terhadap alumni lulusan Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya sekolah memantau perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Hasil tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi sekolah untuk mengetahui keberlanjutan pendidikan, penyerapan ke dunia kerja, kewirausahaan, kesesuaian bidang pekerjaan, hingga kompetensi lulusan.
Berdasarkan data yang tercantum dalam Rapor Pendidikan SMKS Teknologi Informatika Bulukumba, tingkat penyerapan lulusan mencapai 97,37 persen dan berada pada kategori Baik.
Dari hasil pemetaan tracer study, 63,16 persen lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sementara itu, sebanyak 23,68 persen telah bekerja dan 10,53 persen memilih berwirausaha.
Data tersebut menunjukkan bahwa lulusan SMK TI Bulukumba memiliki jalur pengembangan karier yang beragam setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah, baik melalui pendidikan tinggi, memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
Capaian Tracer Study Alumni 2025
| Indikator | Capaian |
|---|---|
| Penyerapan lulusan | 97,37% |
| Melanjutkan pendidikan | 63,16% |
| Bekerja | 23,68% |
| Berwirausaha | 10,53% |
| Keselarasan bidang pekerjaan | 53,85% |
| Rata-rata masa tunggu bekerja/berwirausaha | 3 bulan |
| Kompetensi lulusan | 82,90 |
| Sertifikasi kompetensi | 65,79% |
| Kepuasan dunia kerja/DUDI | 100 |
Salah satu perkembangan yang cukup menggembirakan terlihat pada keselarasan bidang pekerjaan alumni, yang meningkat dari 30 persen menjadi 53,85 persen. Artinya, semakin banyak lulusan yang bekerja pada bidang yang memiliki keterkaitan dengan kompetensi yang mereka pelajari selama berada di SMK.
Di sisi kompetensi, capaian lulusan juga menunjukkan perkembangan positif. Kompetensi lulusan mencapai skor 82,90, sementara persentase lulusan yang memiliki sertifikasi kompetensi meningkat menjadi 65,79 persen. Tingkat kepuasan dunia usaha dan dunia industri terhadap lulusan juga tercatat 100.
Menjadi Bahan Evaluasi untuk Terus Berbenah
Meski secara umum tingkat penyerapan lulusan tergolong baik, hasil tracer study ini juga memberikan sejumlah catatan penting bagi sekolah.
Persentase alumni yang bekerja tercatat 23,68 persen dan berwirausaha 10,53 persen. Selain itu, rata-rata masa tunggu untuk bekerja atau berwirausaha berada pada angka tiga bulan.
Karena itu, SMK TI Bulukumba akan terus memperkuat program yang menghubungkan siswa dan alumni dengan dunia kerja dengan menargetkan peningkatan keselarasan antara kompetensi lulusan dengan bidang pekerjaannya melalui program BKK (Bursa Kerja Khusus). Penguatan sertifikasi kompetensi, portofolio siswa, pembelajaran berbasis proyek, Teaching Factory serta keterlibatan dunia usaha dan dunia industri juga akan terus dikembangkan.
Bentuk Transparansi kepada Orang Tua dan Masyarakat
Publikasi hasil tracer study merupakan bagian dari komitmen SMK TI Bulukumba untuk menyampaikan perkembangan dan capaian sekolah secara terbuka kepada orang tua, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri.
Bagi sekolah, keberhasilan pendidikan vokasi tidak berhenti ketika peserta didik menerima ijazah. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana kompetensi yang diperoleh selama belajar dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang sesuai, maupun menciptakan usaha secara mandiri.
Hasil tracer study juga akan menjadi dasar sekolah dalam mengevaluasi program pembelajaran dan menyusun perencanaan peningkatan mutu pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
SMK TI Bulukumba berharap sinergi antara sekolah, orang tua, alumni, perguruan tinggi, pemerintah serta dunia usaha dan dunia industri terus diperkuat sehingga semakin banyak lulusan yang mampu bersaing, mandiri dan memperoleh kesempatan karier yang lebih baik.


