Selain menjadi bagian dari Cisco Networking Academy, SMK TI Bulukumba juga telah lama menjadi MikroTik Academy resmi, tepatnya sejak 16 Desember 2016.
Selama hampir satu dekade, kami berkomitmen untuk memberikan akses sertifikasi internasional secara langsung bagi siswa-siswi kami di sekolah.
Apa itu MikroTik Academy & MTCNA?
MikroTik adalah perusahaan asal Latvia yang menjadi pemimpin dunia dalam penyediaan perangkat keras dan perangkat lunak routing serta wireless yang sangat populer di kalangan ISP dan perusahaan IT.
MikroTik Academy adalah program khusus bagi institusi pendidikan yang ingin mengintegrasikan kurikulum MikroTik ke dalam pembelajaran formal.
MTCNA (MikroTik Certified Network Associate) adalah sertifikasi tingkat pertama dan paling fundamental dari MikroTik yang diakui secara global. Memiliki gelar MTCNA adalah bukti sah bahwa seseorang memiliki kompetensi dasar yang mumpuni dalam mengelola perangkat jaringan MikroTik.
Manfaat Bagi Siswa SMK TI Bulukumba
Melalui program MikroTik Academy, siswa kami mendapatkan keuntungan strategis yang nyata:
Sertifikasi Internasional di Bangku Sekolah: Siswa tidak perlu mencari tempat kursus di luar. Ujian sertifikasi MTCNA dilaksanakan langsung di sekolah dengan standar ujian yang sama dengan dunia industri.
Kurikulum Hands-On: Pembelajaran menggunakan perangkat MikroTik asli secara langsung di laboratorium, sehingga siswa terbiasa dengan konfigurasi real-world seperti bridge, routing, wireless, firewall, hingga bandwidth management.
Pengakuan Profesional: Sertifikat MTCNA yang didapatkan siswa diakui oleh perusahaan teknologi, ISP, dan penyedia layanan internet di seluruh dunia. Ini adalah nilai tambah yang sangat besar saat melamar pekerjaan.
Instruktur Tersertifikasi: Proses belajar dibimbing langsung oleh guru yang juga merupakan Trainer tersertifikasi MikroTik, memastikan transfer ilmu berjalan dengan standar yang tepat.
Komitmen untuk Masa Depan Kemitraan yang telah berjalan sejak 16 Desember 2016 ini adalah bukti nyata dedikasi SMK TI Bulukumba dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Kami terus berupaya agar siswa-siswi kami tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan sertifikat kompetensi kelas dunia.
