Bulukumba – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Teknologi Informatika (TI) Bulukumba Tahun Ajaran 2026/2027 memasuki hari keempat, Kamis (16/7), dengan menghadirkan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba, Bapak Awaluddin, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin menyampaikan materi bertajuk "Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air dan Nasionalisme" yang bertujuan membangun karakter kebangsaan peserta didik baru sejak dini. Materi ini mengajak para siswa memahami pentingnya persatuan, toleransi, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepada peserta MPLS, Awaluddin menjelaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman luar biasa, baik dari sisi jumlah penduduk, suku, bahasa, agama, maupun wilayah kepulauan. Kekayaan tersebut menjadi modal besar bangsa yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta memperkuat semangat persatuan.
Ia juga menguraikan makna cinta tanah air, nasionalisme, patriotisme, dan bela negara sebagai nilai-nilai yang harus dimiliki setiap warga negara, khususnya generasi muda. Menurutnya, kecintaan terhadap bangsa tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata, seperti menjaga lingkungan, melestarikan budaya, menaati aturan, menghindari penyebaran informasi bohong (hoaks), serta berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara bertanggung jawab.
Kepala SMK Teknologi Informatika Bulukumba menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bawaslu Kabupaten Bulukumba yang telah memberikan pembekalan kepada peserta didik baru. Menurutnya, materi mengenai nasionalisme dan wawasan kebangsaan sangat penting sebagai fondasi pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berjiwa Pancasila, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Melalui kegiatan MPLS, SMK Teknologi Informatika Bulukumba terus menghadirkan berbagai narasumber dari instansi pemerintah dan mitra strategis guna memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. Diharapkan, para peserta didik baru tidak hanya siap mengikuti proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, cinta tanah air, dan mampu menjadi generasi penerus yang menjaga persatuan Indonesia.
